Breaking News

Kefiyyeh untuk Prabowo, Simbol Terima Kasih Dubes Palestina atas Dukungan Indonesia


PONOROGO – Dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina meninggalkan kesan mendalam bagi Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari. Selama delapan bulan berada di Indonesia, ia mengaku merasakan perhatian dan solidaritas yang terus diberikan berbagai kalangan.

Kesan tersebut kembali dirasakan Abdalfatah saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyebut Palestina dalam sambutannya. Pernyataan itu mendapat sambutan tepuk tangan dari para hadirin.

Momen tersebut kemudian mendorong Abdalfatah memberikan kefiyyeh Palestina kepada Presiden Prabowo. Bagi sang dubes, pemberian kain khas Palestina itu merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Indonesia.

“Saya merasa sangat bahagia ketika melihat beliau hadir, dan saya memutuskan untuk memberikan kefiyyeh Palestina kepada beliau, untuk berterima kasih kepada beliau,” ujar Abdalfatah.

Ia menjelaskan, kefiyyeh bukan sekadar benda atau bagian dari identitas budaya Palestina. Kain tersebut juga memiliki makna yang berkaitan dengan sejarah dan perjuangan rakyat Palestina.

Abdalfatah mengatakan, dukungan terhadap Palestina yang ia rasakan di Indonesia tidak hanya datang dari Presiden Prabowo. Sejumlah pemimpin dan berbagai lapisan masyarakat juga menunjukkan perhatian terhadap kondisi Palestina.

“Sejak saya tiba di Indonesia, selama delapan bulan, saya mulai merasakan dukungan yang sangat besar untuk Palestina. Dan ini bukan pertama kalinya Presiden menyampaikan tentang situasi di Palestina. Dalam berbagai pidatonya, dan juga para pemimpin Indonesia, mereka berbicara tentang Palestina,” katanya.

Pertemuan dengan Presiden Prabowo juga menjadi pengalaman emosional bagi Abdalfatah. Ia mengaku sempat menangis setelah memeluk Presiden karena merasakan adanya dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Saya mungkin menangis setelah itu karena ketika saya memeluk beliau, saya merasa bahwa kami tidak sendirian. Indonesia berdiri bersama Palestina dan rakyat saya tidak sendirian di Gaza dan Tepi Barat,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia, termasuk kalangan kampus, media, serta keluarga besar Gontor yang selama ini memberikan perhatian terhadap Palestina.

Kepada masyarakat Indonesia, terutama para santri dan keluarga besar Gontor, Abdalfatah berharap kepedulian terhadap kondisi rakyat Palestina tetap terjaga.

Menurutnya, dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina merupakan bagian dari sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini konsisten.

Di akhir pesannya, Abdalfatah menyampaikan satu hal yang ia harapkan terus diberikan masyarakat Indonesia, yakni doa untuk rakyat Palestina dan perjuangan mereka.

“Kami membutuhkan dari rakyat Indonesia hanya satu hal, kami membutuhkan doa, hanya doa untuk rakyat saya, untuk negara saya, dan perjuangan kami. Dan kita akan bertemu bersama di Palestina,” pungkasnya.

Kata kunci: Palestina, Abdalfatah, Prabowo

© Copyright 2026 - Portal Berita Jakarta