Kontingen Indonesia masih memiliki perjalanan panjang di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Di tengah persaingan yang berlangsung di Jepang, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir meminta para atlet Merah Putih menjaga konsentrasi hingga seluruh pertandingan berakhir.
Pesan tersebut disampaikan Erick saat Indonesia mulai menjalani persaingan di ajang olahraga terbesar di Asia. Ia menekankan bahwa fokus, disiplin, dan semangat juang harus tetap dipertahankan para atlet ketika menghadapi lawan dari berbagai negara.
“Saya ingin seluruh atlet menjaga fokus, disiplin, dan yang paling penting menjaga semangat juang,” kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, Minggu (20/9/2026).
Selain menjaga konsentrasi, Erick meminta atlet Indonesia bertanding dengan keberanian dan tetap menjunjung sportivitas. Ia juga mengingatkan agar kemampuan terbaik diberikan hingga pertandingan terakhir.
“Bertanding dengan keberanian, sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik sampai pertandingan terakhir, karena kalian akan berhadapan dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Asia,” ujarnya.
Erick memastikan dukungan pemerintah tetap diberikan kepada seluruh kontingen selama mengikuti Asian Games 2026. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia terus memberikan dukungan dan doa bagi atlet yang tengah berjuang di Jepang.
“Yakinlah bahwa pemerintah selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada para atlet. Negara percaya kepada perjuangan kalian. Rakyat Indonesia juga menunggu dan mendoakan perjuangan kalian dari Tanah Air,” tutur Erick.
Asian Games 2026 berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober. Indonesia mengirimkan 430 atlet yang tersebar di 35 cabang olahraga.
Pemerintah memasang target empat medali emas dalam keikutsertaan Indonesia kali ini. Sejumlah cabang yang menjadi andalan antara lain panjat tebing, angkat besi, dan bulu tangkis.
Sementara itu, medali pertama Indonesia telah berhasil diamankan melalui cabang wushu. Seraf Naro Siregar menyumbangkan medali perunggu dari nomor Changquan putra pada Minggu (20/9).
Bertanding di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, atlet asal Surabaya tersebut mencatatkan nilai 9,720 dan finis di posisi ketiga.
Medali emas dan perak pada nomor tersebut sama-sama menjadi milik atlet Makau. Kuong Chi Hin meraih emas setelah mengumpulkan nilai 9,723, sedangkan Song Chi Kuan berada di posisi kedua dengan nilai 9,720.
Dengan rangkaian pertandingan yang masih berlangsung hingga awal Oktober, kontingen Indonesia masih memiliki kesempatan menambah perolehan medali sekaligus mengejar target yang telah ditetapkan pemerintah.
Kata kunci: Asian Games 2026, Erick Thohir, atlet Indonesia
Social Header