JAKARTA – Cristiano Ronaldo belum menentukan kapan akan mengakhiri kariernya bersama tim nasional Portugal. Di tengah pertanyaan mengenai masa depannya, pemain berusia akhir 30-an itu memilih menikmati setiap pertandingan sambil mengejar target 1.000 gol.
Ronaldo saat ini telah mengoleksi 979 gol dalam karier profesionalnya. Sebanyak 833 gol dicetak di level klub, sedangkan 146 lainnya lahir bersama Portugal.
Dengan catatan tersebut, Ronaldo hanya membutuhkan 21 gol untuk mencapai 1.000 gol.
“Saya sudah mengakui bahwa saya ingin mencapainya dan saya akan mencapainya. Apakah itu sebuah obsesi? Tidak. Sisanya adalah tentang menikmatinya, menikmati setiap hari,” kata Ronaldo.
Ia juga memiliki target lain bersama Portugal, yakni kembali menjuarai UEFA Nations League.
“Tujuannya adalah mencapai 1.000 gol dan tim nasional berusaha memenangkan Nations League ini,” ujar Ronaldo, dikutip dari Dario AS, Rabu.
Ronaldo sebelumnya sempat mempertimbangkan masa depannya di tim nasional setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Selecao kalah dari Spanyol pada babak 16 besar, sebelum Spanyol akhirnya menjadi juara.
Pembicaraan dengan Federasi Sepak Bola Portugal dan Jorge Jesus kemudian membuat Ronaldo memilih melanjutkan kiprahnya bersama tim nasional.
“Mereka masih mengandalkan saya. Saya masih percaya bahwa saya mampu membantu tim nasional,” ujarnya.
Ronaldo juga menetapkan batas yang cukup jelas terkait kelanjutan kariernya bersama Portugal. Ia mengatakan akan memilih mundur apabila tidak lagi mampu memberikan kontribusi atau tidak lagi dibutuhkan tim.
“Ketika saya merasa tidak melakukan apa pun di sini, tidak berkontribusi di lapangan, tidak mencetak gol, menciptakan suasana yang buruk, atau mereka tidak menginginkan saya di sini, saya akan menjadi orang pertama yang mundur,” katanya.
Kini, Portugal memasuki era baru di bawah Jorge Jesus yang menggantikan Roberto Martinez. Laga kontra Wales pada Jumat (25/9) akan menjadi pertandingan pertama Jesus sebagai pelatih tim nasional.
Sementara itu, Ronaldo tidak ingin menentukan kapan tepatnya perjalanan tersebut akan berakhir. Ia mengaku belajar untuk lebih fokus pada masa kini dan tidak terlalu memikirkan apa yang akan terjadi pada hari berikutnya.
“Saya belajar sesuatu sejak usia akhir 30-an, yaitu menjalani momen saat ini dan tidak memikirkan hari esok. Apakah mungkin? Ya. Sangat mungkin? Ya. Tetapi apakah itu akan terjadi? Saya tidak tahu,” kata Ronaldo.
Kata kunci: Cristiano Ronaldo, Portugal, karier internasional
Social Header