JAKARTA — Platform aset digital Mobee memperluas pilihan produknya dengan menghadirkan tokenized stocks yang memberikan eksposur terhadap pergerakan harga saham, indeks, dan exchange-traded fund atau ETF global.
Melalui produk tersebut, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap instrumen pasar internasional tanpa harus membuka rekening broker di luar negeri. Aset juga dapat dibeli secara fraksional sehingga investor tidak perlu membeli satu lembar saham secara penuh.
Head of Business Development Mobee Hery Hermawan mengatakan minat investor Indonesia terhadap pasar global terus meningkat. Namun, menurut dia, kebutuhan modal dan proses transaksi lintas negara masih menjadi hambatan bagi sebagian investor.
“Melalui tokenized stocks, kami ingin menghadirkan alternatif investasi global yang lebih sederhana, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan investor digital saat ini,” kata Hery dalam keterangannya.
Berbeda dengan Kepemilikan Saham Langsung
Tokenized stocks merupakan aset digital berbasis blockchain yang dirancang untuk mengikuti pergerakan harga saham atau indeks tertentu sebagai aset acuan.
Produk ini berbeda dengan saham yang dibeli melalui perusahaan sekuritas dan tercatat secara langsung atas nama investor. Pemilik tokenized stocks memperoleh eksposur ekonomi terhadap perubahan harga aset acuan, tetapi tidak selalu mendapatkan hak yang melekat pada kepemilikan saham langsung.
Hak tersebut antara lain hak suara dalam rapat umum pemegang saham, pencatatan kepemilikan atas nama investor, serta hak atas aksi korporasi tertentu.
Karena memiliki struktur yang berbeda, investor perlu memahami pihak penerbit token, mekanisme penjaminan aset, kustodian, likuiditas, serta ketentuan transaksi yang berlaku.
Dapat Dibeli Secara Fraksional
Salah satu karakteristik tokenized stocks adalah dapat dibeli dalam pecahan nilai tertentu. Skema ini memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap saham berharga tinggi tanpa harus membeli satu saham secara penuh.
Mobee menyatakan pengguna juga tidak perlu melakukan pembelian dolar Amerika Serikat secara terpisah sebelum bertransaksi.
Transaksi dilakukan melalui infrastruktur aset digital dan tidak selalu terbatas pada jam perdagangan reguler bursa Amerika Serikat. Namun, ketersediaan transaksi tetap bergantung pada likuiditas dan ketentuan platform.
Selain saham individual, produk yang tersedia mencakup tokenized index dan ETF. Instrumen tersebut memberikan eksposur terhadap kumpulan saham melalui satu aset digital.
Pilihan Saham dan Indeks Global
Sejumlah saham global yang dapat diakses melalui Mobee antara lain Apple, Microsoft, NVIDIA, Tesla, Amazon, Alphabet, Meta, AMD, Broadcom, Mastercard, JPMorgan Chase, Coinbase, Alibaba, MicroStrategy, Circle, SpaceX, dan Eli Lilly.
Mobee juga menawarkan instrumen yang memberikan eksposur terhadap S&P 500, Nasdaq, dan iShares Semiconductor ETF.
Daftar tersebut mencakup perusahaan dari sektor teknologi, semikonduktor, keuangan, kesehatan, konsumsi, dan industri yang berkaitan dengan aset kripto.
Ketersediaan produk dapat berubah mengikuti kebijakan platform, penerbit aset, kondisi likuiditas, dan regulasi yang berlaku.
Bagian dari Perkembangan Aset Dunia Nyata
Chief Marketing Officer Mobee Geoffrey Tjahyadikarta mengatakan tokenized stocks merupakan bagian dari perkembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets.
Tokenisasi memungkinkan instrumen keuangan tradisional, seperti saham, obligasi, komoditas, dan indeks, direpresentasikan dalam bentuk aset digital berbasis blockchain.
“Kami melihat tokenisasi sebagai salah satu perkembangan penting dalam industri keuangan karena dapat menghubungkan aset tradisional dengan infrastruktur digital,” ujar Geoffrey.
Menurut dia, teknologi blockchain tidak hanya digunakan untuk membentuk kelas aset baru, tetapi juga menjadi infrastruktur alternatif untuk mengakses instrumen keuangan tradisional.
Diversifikasi Tetap Memiliki Risiko
Kehadiran tokenized stocks dapat memberikan pilihan tambahan bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio ke pasar internasional.
Namun, diversifikasi tidak menghilangkan risiko investasi. Nilai token dapat dipengaruhi oleh pergerakan harga aset acuan, kondisi pasar global, likuiditas, teknologi, keamanan platform, pihak penerbit, kustodian, serta perubahan regulasi.
Tokenized stocks juga memiliki risiko yang berbeda dibandingkan dengan investasi saham melalui bursa efek. Investor perlu memahami bahwa aset tersebut bukan saham yang tercatat secara langsung atas nama pengguna.
Mobee dioperasikan oleh PT CTXG Indonesia Berkarya. Berdasarkan keterangan perusahaan, Mobee telah memperoleh izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan serta terdaftar sebagai anggota PT Fortuna Integritas Mandiri atau ICEx.
Calon investor disarankan mempelajari struktur produk, manfaat, risiko, dan ketentuan transaksi sebelum melakukan pembelian. Nilai investasi dapat naik maupun turun, sedangkan kinerja pada masa lalu tidak menjamin hasil pada masa mendatang.
Social Header