Breaking News

Kolaborasi CRING! dan UniPin Hadirkan Pengalaman Transaksi Digital di Pesta Bola Dunia 2026

image.png

Jakarta, 20 Juli 2026 – Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya penggemar sepak bola, tetapi juga menjadi momentum kolaborasi lintas industri dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih terintegrasi bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Pesta Bola Dunia UniPin 2026 di Taman Bendera Pusaka Barito, Jakarta Selatan.

Acara yang digelar UniPin bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini turut didukung oleh CRING! sebagai official sponsor sekaligus mitra layanan pembayaran. Kolaborasi tersebut mempertemukan ekosistem gaming, komunitas sepak bola, hiburan, dan teknologi pembayaran dalam satu kegiatan publik.

Ribuan pengunjung memadati lokasi sejak Minggu malam, 19 Juli 2026, hingga Senin dini hari, 20 Juli 2026, untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Selain menikmati pertandingan, masyarakat juga mengikuti berbagai aktivitas komunitas, hiburan, serta program interaktif yang diselenggarakan selama acara berlangsung.

Di balik kemeriahan tersebut, penyelenggara menghadirkan sistem pembayaran digital melalui layanan QRIS dan Virtual Account yang disediakan CRING!. Integrasi ini memungkinkan proses transaksi berlangsung lebih praktis selama kegiatan sekaligus memperlihatkan bagaimana infrastruktur pembayaran digital semakin menjadi bagian dari penyelenggaraan event publik.

Kebutuhan terhadap sistem pembayaran yang terhubung juga semakin relevan seiring berkembangnya ekosistem digital. UniPin, yang memiliki lebih dari 27,9 juta pengguna aktif bulanan di 32 negara, membutuhkan dukungan pembayaran yang mampu menghubungkan pengguna, platform digital, merchant, publisher gim, hingga mitra layanan keuangan dalam satu ekosistem transaksi.

Chief Business Officer CRING!, Rico L. Simarmata, mengatakan bahwa pengalaman digital tidak hanya ditentukan oleh layanan yang digunakan pengguna, tetapi juga oleh kemudahan dalam menyelesaikan transaksi.

"Pengalaman digital tidak berhenti pada layanan yang digunakan, tetapi juga mencakup bagaimana pengguna dapat menyelesaikan transaksi dengan mudah dan aman. Karena itu, integrasi pembayaran menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem gaming yang semakin terhubung antara platform, merchant, dan pengguna," ujar Rico L. Simarmata.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa teknologi pembayaran kini dapat diterapkan pada berbagai aktivitas digital dan gaya hidup masyarakat.

Sementara itu, CEO UniPin, Ashadi Ang, menilai sinergi lintas industri menjadi salah satu faktor yang mendukung pengalaman pengunjung selama penyelenggaraan acara.

"Kolaborasi bersama CRING! menjadi salah satu faktor penting di balik suksesnya Nobar Pesta Bola Dunia 2026. Kami melihat ini mampu menghadirkan nilai tambah melalui berbagai aktivasi yang relevan dengan kebutuhan pengunjung. Sinergi ini menunjukkan bahwa ketika dua entitas dengan visi yang sejalan bekerja bersama, pengalaman yang tercipta bagi masyarakat pun menjadi lebih bermakna."

Tren tersebut berlangsung di tengah meningkatnya penggunaan pembayaran digital di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia yang dikutip dalam materi perusahaan, transaksi QRIS tumbuh 116,43 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Hingga April 2026, metode pembayaran tersebut telah digunakan sekitar 63 juta pengguna dan lebih dari 45 juta merchant, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM.

Perkembangan tersebut mencerminkan semakin luasnya adopsi pembayaran digital, tidak hanya dalam transaksi sehari-hari, tetapi juga pada kegiatan komunitas, platform digital, hingga penyelenggaraan event berskala besar. Bagi pelaku usaha, integrasi pembayaran dinilai dapat membantu menyederhanakan proses penerimaan pembayaran, monitoring transaksi, rekonsiliasi, serta pelaporan dalam satu sistem yang lebih terhubung.

Ke depan, kebutuhan terhadap solusi pembayaran yang mudah diintegrasikan diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital. Kolaborasi antara platform digital, penyedia teknologi pembayaran, dan penyelenggara kegiatan publik dipandang sebagai salah satu pendekatan untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih efisien sekaligus mendukung pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

© Copyright 2026 - Portal Berita Jakarta